PEMBERDAYAAN SUMBER DAYA MANUSIA January 2, 2010
Posted by znain in Artikel.add a comment
“Dalam Pengembangan Objek Daerah Tujuan Wisata Serta Pengusahaan Kawasan Bebas Sabang”.
Rencana
negara Indonesia menggelar kampanye visit “Indonesia Year 2009”, tentunya juga didukung oleh Kawasan Sabang yang memiliki tujuan yang selaras untuk mengembangkan kotanya sebagai daerah tujuan wisata. Letak kawasan Sabang yang unik dan khusus juga menjadikan posisinya begitu sentral dapat dijadikan sebagai pintu gerbang bagi arus masuk investasi, barang dan jasa dari dalam dan luar negeri, tentunya akan sangat berguna bagi peningkatan kesejahteraan ekonomi Aceh khususnya dan rakyat Indonesi pada umumnya. Kawasan sabang juga dapat difungsikan sebagai sentral pengembangan industri, serta sebagai tempat pengumpulan dan penyaluran hasil produksi dari dan keseluruh wilayah Indonesia serta Negara-Negara lain. Sabang juga berpotensi untuk melayani hinterland pulau Sumatera, kemudian dapat memafaatkan kawasan kerjasama regional Indonesia Malaysia Thailand – Growth Triangle (IMT-GT) yang beranggotakan 8 provinsi di Thailand, 8 Negeri di Semenanjung Malaysia dan 10 provinsi di Sumatera.
Said Akram : Dari Air ke Identitas Budaya December 7, 2008
Posted by znain in Artikel.5 comments
Oleh: Teuku Kemal Fasya “Ketua Komunitas Peradaban Aceh”,,,
ditulis pada Pameran Tunggal Karya-karya Said Akram di Galnas 04- 16 Desember 2008
Setiap kali melihat lukisan, selalu ada proses “belajar” untuk mencerna forma visual, baik bentuk, grafis, garis, komposisi, dan warna yang digunakan. Lukisan berbeda dengan cetakan image foto, yang hanya mencengkram ide natural dengan teknik digital dan menghadirkannya kembali secara asli.
Pernyataan ini bukan bermaksud mendiskreditkan para fotografer yang juga membutuhkan teknik, angle, fokus, pencahayaan, dsb ketika mengabadikan momen dan tindakan alam. Namun, pelukis jelas membutuhkan lebih banyak dari fotografer. Ia harus luwes dan sabar dengan teknik, imajinasi, dan kontekstualisasi terhadap ide dan konsep yang dipikir dan dirasakannya. Itulah yang menjadi “baik” dan “indah” dalam ekspresi lukisan.
Para perupa musti sekuat tenaga memenangkan pertarungan estetika dan artistika melalui teknik yang dimilikinya agar hadir “sempurna” dan “tuntas” di atas kanfas. Pertarungan itu nyaris dilakukan sendirian: memendam dan memuntahkannya secara bersamaan. Kali ini mata kita akan diajak untuk berpetualang pada pengalaman melihat lukisan (sebagian besar) Said Akram, seorang pelukis kelahiran Aceh.
Untaian Kalam Ilahi….. . . December 4, 2008
Posted by znain in Artikel.add a comment
Oleh : Merwan Yusuf “art curator”,,,,
Di tulis pada Pameran Tunggal lukisan Kaligrafi dengan tema “Berbicara melalui Karya”, pada kamis, 04-16 Desember 2008, di Galeri Nasional Indonesia – Jakarta,
Sudah sejak awal memang lukisan atau drawing yang menggambarkan tentang tanda tanda dalam bentuk yang mempunyai arti tersendiri dan mewakili suatu ide dan ungkapan, adalah temuan pertama manusia untuk mewujudkan kemampuan mencipta yang ditujukan untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan sesama.
Gambar juga dapat dikaitkan dengan struktur kepercayaan yang mulai berkembang pada manusia purba. Disamping itu gambar diyakini berperan sebagai suatu kekuatan yang tidak terlihat. Bentuk komunikasi yang awal terlihat pada peninggalan lukisan di dinding dinding gua, banyak menggunakan elemen garis, titik, dan sapuan warna sederhana seperti ocher, hitam, putih, merah.
Weh Island Sebagai Tujuan Meudiwana June 25, 2008
Posted by znain in Artikel.3 comments
“Dalam Format Perencanaan Manajemen Yang Komprehensif Berdasarkan Standarisasi Object Daerah Tujuan Wisata Yang Bernuansa Islami”
Rencana negara Indonesia menggelar kampanye visit “Indonesia Year 2008”, tentunya didukung oleh Kawasan Sabang, yang memiliki tujuan yang selaras untuk mengembangkan kotanya sebagai daerah tujuan wisata. Kawasan Sabang secara administratif merupakan suatu kota yang mencakup Pulau Weh sebagai pulau utamanya dan pulau-pulau kecil yang tak berpenghuni di sekelilingnya, termasuk pulau Rondo yang merupakan pulau yang paling utara di Indonesia. Pengembangan pariwisata di Kawasan Sabang mengalami banyak permasalah eksternal dan internal yang menghambat pemerintah daerah, masyarakat serta kalangan industri untuk mengoptimalkan potensi daerahnya sebagai daerah tujuan wisata. Permasalah eksternal yang paling berpengaruh adalah adanya ketidakstabilan politik akibat konflik yang berkecamuk di Aceh. Selain itu juga terjadinya bencana alam tsunami pada tanggal 26 Desember 2004, banyak menghancurkan prasarana dan sarana pariwisata yang ada di Kota Sabang. (more…)
Karakteristik Objek Wisata Sabang Dalam Perspektif Manajemen June 16, 2008
Posted by znain in Artikel.2 comments
“Tantangan Dan Peluang Bagi Arus Masuk Investasi”
Oleh : Zulkarnaini Abd, SE,.
Sabang sejak tahun 2002 ditetapkan sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas melalui UU No. 37 Tahun 2000. Secara geografis, letak Sabang yang strategis karena berada pada jalur lalu lintas pelayaran (International Shipping Line) dan penerbangan Internasional menjadikan posisinya begitu sentral sebagai pintu gerbang arus masuk investasi, barang dan jasa dari dalam dan luar negeri. Sabang menjadi bufferzone bagi kapal-kapal kontainer atau kapal-kapal kargo lainnya yang melalui Selat Malaka dan Samudera Hindia. Dengan berkembangnya Kota ini sebagai sentral industri padat teknologi yang dapat memberikan manfaat di masa depan dan untuk mengembangkan industri, serta dapat pula berfungsi sebagai pengumpul dan penyaluran hasil produksi dari dan ke seluruh wilayah Indonesia serta negara-negara lain. (more…)
